Iklan

Jelang Hari Santri 2021, PCNU Luncurkan Gerakan Bersih Bersih Masjid (BBM)

9/20/2021, 16:25 WIB Last Updated 2021-09-20T09:29:02Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

MAGELANG - Keberadaan masjid di Kabupten Magelang sekitar 2.633 menurut survey BPS Jawa Tengah tahun 2020 (belum termasuk mushala). Pada kenyataannya, tempat ibadah tersebut kadang belum terpelihara dengan baik. Karena minim perawatan, akibatnya menjadi kotor. Sudah saatnya kita, kaum muslimin peduli dan melakukan perawatan masjid. Bagaimana masjid bisa menjadi makmur dan banyak jamaah jika kondisinya kotor dan tidak bersih.

     Ketidakbersihan itu terlihat dari toilet, tempat wudhu, karpet, kaca, hingga perlengkapan shalat dst. Hasil riset kementerian kesehatan (2018) mayoritas masyarakat Indonesia ternyata tidak peduli akan kebersihan ( termasuk didalamnya kebersihan lingkungan ) .Hal itu berdampak pada lingkungan sekitar dan juga kebersihan. Diketahui hanya 20% dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap kebersihan dan kesehatan, ini berarti dari 262 juta jiwa di Indonesia hanya sekitar 52 juta orang yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar dan dampaknya terhadap kesehatan.

     Kecilnya kepedulian tersebut berimbas pada fasiltas sosial dan ibadah juga kurang terawat ( artinya kurang bersih). Maka tidak heran sering ditemui temui toilet masjid itu kotor, kurang terawat, keramiknya kotor, sajadahnya tak pernah dicuci dan bau.

     Gerakan BBMNU ini adalah bagian dari ikhtiar dan upaya untuk mengajak masyarakat NU pada umumnya di Kabupaten Magelang untuk kembali memakmurkan (baca :membersihkan ) masjid secara aksi nyata dengan melibatkan warga sekitar masjid. Jika masjidnya bersih, rapi, dan nyaman, niscaya masyarakat juga senang dan betah di masjid.
     Atas kondisi tersebut, PCNU Kabupaten Magelang bersama Lembaga Takmir Masjid dan Lembaga Dakwah (LTMNU – LDNU) bersama warga Sumber Sumberarum Kecamatan Tempuran mengadakan gerakan BBM (Bersih - Bersih Masjid ). Sekaliagus Launching gerakan tersebut. Masjid pertama yang menjadi sasaran gerakan BBM ini adalah Masjid Al-Ikhlas di Dusun tersebut.

Ahad(19/09/21) pagi, Tim BBM PCNU, LTMNU - LDNU bersama warga membersihkan masjid Al-Ihlas yang meliputi antara lain ; kaca jendela, toilet, tempat wudhu, karpet sajadah, dan lainnya. Dimulai dari pukul 8 pagi selama empat jam, tim bersama warga membersihkan masjid. Mereka bahu membahu bekerja, mereka melakukan dengan penuh suka cita dan sambil sesekali bercanda .

     Dalam Kesempatan ini hadir Rois Syuriah PCNU, KH Toha Mansyur dan Ketua Tanfidziyah, KH. Ahmad Izuddin Abdurohman, Lc.,M.SI dan KH Khamid Zen selaku wakil Ketua Tanfidziyah ( bidang LTM-LD ),Gus Kholil Asrori ( LTN ),dan jajaran wakil ketua lainnya.

 Gus Din sapaan akrab beliau, dalam sambutannya dan sekaligus melaunching acara tersebut, beliau mengucapkan terima kasih kepada warga NU Sumber dan Takmir Masjid Al-Ihlas atas penerimaannya dan diijinkannya Tim BBM NU berkegiatan di tempat tersebut. Beliau berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi warga dan Takmir untuk bisa melaksanakan kegiatan BBM setelah kegiatan bersama ini, kepada Tim BBM Beliau memberikan arahan agar kedepan difikirkan kegiatan ini lebih efektif dan efisien serta dapat memaksimalkan alat - alat yang telah disediakan oleh PCNU. Beliau juga menyampaikan pemaknaan bahwa memakmurkan masjid itu bukan hanya bisa membangun melainkan juga bisa merawat dan menjaga kebersihannya.

     Disela-sela rehat di kegiatan terebut Gus Zen memberikan support,arahan dan motivasinya kepada tim BBMNU,LTMNU-LDNU,beliau menyampaikan “… dalam kegiatan ini kita akan terus berupaya mencari dan menemekan bentuk yang ideal baik dari segi perencanaan,pelaksanaan,evaluasi dan pembiayaan sehingga kedepan kita punya konsep yang jelas dan baku oleh karennya ketika turba ke MWC-MWC bisa terjadwal dengan baik, kontinyu dan berkala sesuai prioritas dan kebutuhan ”.

     Wakil masyarakat Sumber, Kyai Syakir yang juga Ketu LTMNU menyampaikan selamat datang dan terimakasih atas ditunjuknya Masjid Al-Ihlas sebagai pilot proyek BBM ini,dalam sambutannya beliau berharap kegitan bersih - bersih masjid oleh tim BBMNU ini kedepan banyak memberikan manfaat bagi MWC-MWC bahkan bagi ranting-ranting NU se- Kabupaten Magelang tentu dengan bimbingan,arahan dan asistensi dari tim BBMNU PCNU,pada akhir sambutannya beliau juga memohon dukungan dan do’anya semoga kegiatan ini bisa istiqomah dan bisa berlanjut turba ke MWC-MWC pada tahun ini sebagi agenda prioritas bersama.Beliau juga bersyukur akhirnya kita mempunyai tim BBM sendiri.

     Kegiatan ini menjadi sangat meriah dan istimewa karena dirawuhi para kyai-kyai diantaranya Kyai Fathoni,Kyai Amin Zainuri,Kyai Khanafi,KH.Rofi’i dan sesepuh Masyarakat Sumber Sumberarum, serta pengurus Ranting Sumber,hadir juga jajaran pengurus lengkap MWC Tempuran,Kepala Desa Sumberarum beserta perangkat.

     Koordinator tim BBMNU,Gus Aqil Asrori menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya kegiatan ini walaupun masih banyak kekurangannya dan masih terus berproses dan terus mengeavalusi diri,kepada tim BBMNU,Gus Aqil menyampaikan terimaksih atas sinergi kerjasamanya.Beliau juga mengatakan bahwa “gerakan BBM ini akan terus dikerjakan secara rutin dan bergilir.”
Semoga kita termasuk orang-orang yang hatinya mu’allaqoh bil masajid.Amin

_____________
Kontributor: Nursalim

Komentar

Terkini