Iklan

Gus Zen : Pendekar Pagarnusa Harus Berjiwa Kuat, Cerdas dan Punya Olah Kanuragan yang Dapat Memenuhi Tantangan Zaman

11/09/2020, 12:50 WIB Last Updated 2020-11-09T05:53:04Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

MERTOYUDAN - Pagar Nusa merupakan salah satu wadah yang sah bagi organisasi pencak silat di Jam’iyyah Nahdlatul ‘Ulama

Terbukti Pagar Nusa merupakan badan otonom yang anggota atau warganya tidak tersekte atau tidak terbatas seperti badan otonom yang lain. Dalam Pagar Nusa peserta pelatihan di mulai dari usia dini dan status keanggotaan sampai usia lanjut tidak dibatasi gender maupun umur apalagi latar belakang semua bisa masuk di Pagar Nusa

Sebagai upaya untuk mempertahankan Merah putih dan membentengi NKRI, Pagar Nusa bertekad tetap melestarikan tradisi beladiri yang sudah ada sejak zaman walisongo, sebagai kearifan lokal dan berpegangan pada ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah Annahdliyyah untuk tetap eksis di dunia persilatan.

PAC Pagar Nusa Kecamatan Mertoyudan yang di gawangi oleh Sahabat Samiyono, membuka Pelatihan PSNU Pagar Nusa Kecamatan Mertoyudan mengiringi pelatihan-pelatihan yang sudah ada sebelumnya. Adapun pembukaan pelatihan diadakan pada hari Ahad (08/11) lalu, dimulai pukul 14.00 WIB bertempat di gedung serbaguna RA Muslimat NU Donorojo di dusun Ngentak, Donorojo, Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang,

Sebagaian peserta pelatihan ialah rekan dan rekanita IPNU-IPPNU Kecamatan Mertoyudan dengan jumlah yang hadir kurang lebih 60 orang,
Dalam kesempatan ini  hadir KH Chamid Zein sebagai Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kabupaten Magelang, 

Dalam sambutannya Khamid Zen menyampaikan dalam bahwa Pagar Nusa adalah sebagai benteng pertahanan yang solid dalam menjaga NKRI melalui Nahdlatul ‘Ulama.

"Harus berjiwa kuat, cerdas, dan mempunyai olah kanuragan yang dapat memenuhi tantangan zaman” ujar pria yang akrab disapa Gus Zen

Lanjutnya lagi, Pagar Nusa juga bukan ajang untuk gaya atau sombong, namun harus tetap mempunyai sifat tawadlu  (sifat santri.red) atau rendah diri, dan selalu siap saat dibutuhkan.

"Bela Kyai Sampai Mati..!!" tutup Khamid Zen dalam sambutannya.

Pelatihan ini di harapkan tidak hanya pada generasi muda dan anak- anak saja, dalam wawancara dengan ketua PAC Pagar Nusa kecamatan Mertoyudan sahabat Samiyono atau lebih akrab di panggil Pak Sam menyampaikan bahwa Insyaalloh pelatihan akan lebih terstruktur dan mandiri.

"Kami para pelatih selain membuat jadwal rutin dengan penanggung jawab masing- masing  kami juga akan mempersiapkan semacam Silabus/ Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) walaupun secara sederhana agar lebih rapi dan target pelatihan bisa dicapai sesuai rencana." Ujar Samiyono

Lanjut Samiyono lagi, hal tersebut adalah hal baru dalam konsep proses pelatihan yang sebelumnya telah di laksanakan di PSNU PAC Borobudur dengan tujuan lebih kondusif dan tepat sasaran sehingga untuk kedepannya semoga Pagar Nusa Magelang lebih solid dan tercipta atlit-atlit handal yang dapat mengharumkan Nahdlatul ‘Ulama.


Kontributor: Muhammad Rifa'i
Editor: Thoyyib Rizqi
Komentar

Terkini