Iklan

Ciptakan Kader Calon Pemimpin, PC GP Ansor Kabupaten Magelang Gelar PKL, SUSBALAN dan TOT

3/03/2021, 14:41 WIB Last Updated 2021-03-03T07:41:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


MAGELANG -  Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Magelang, menggelar Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL), Kursus Banser Lanjutan (Susbalan), serta Training Of Trainer (TOT).

“Kegiatan tersebut dimaksudkan guna menyiapkan Kader yang seiap menjadi Pemimpin disemua tingkat kepengurusan, maupun Masyarakat,” kata Ketua PC GP Ansor Kabupaten Magelang, Muhammad Arif Sholikhan baru baru ini.

Arif menjalaskan, Ansor sebagai organisasi pergerakan, maka sudah selayaknya kegiatan –kegiatan pengkaderan seperti ini akan terus digalakkan.

“Beberapa waktu yang lalu kita genjot pengkaderan tingkat dasar (PKD), hampir di setengah jumlah keseluruhan Kecamatan yang ada diKabupaten Magelang,kini kita gelar Pendidikan lanjutannya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, jenjang pendidikan poko kader bagi Ansor dimulai dari Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), kemudian Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL), dan paling tinggi adalah, Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN).

Sementara untuk Barisan Ansor Serbaguna (BANSER), Pendidikan pokok kader dimulai dari Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR), kemudian tingkat berikutnya Kursus Banser Lanjutan (SUSBALAN) dan paling tinggi adalah Kursus Banser Pimpinan (SUSBANPIM).

“Selain pendidikan pokok,baik di Ansor maupun banser juga masih ada pendidikan khusus kejuruan seperti Diklatsus bagi Banser maupun Pelatihan Instruktur bagi Ansor,” tambah Aris Solikhan.

Kegiatan PKL dan SUSBALAN digelar di Pondok Pesantren Darussalam Timur Watu Congol, Muntilan, sementara yang TOT, digelar di MTs Ma’arif 2 Santren Kecamatan Muntilan juga, semuanya dilaksankan dari tanggal 26-28 Februari 2021 lalu.

“Untuk yang SUSBALAN diikuti 24 Peserta, sementara untuk PKL 33 Peserta, dan TOT 50 Peserta, karena masih dalam suasana pandemi, maka semua kita gelar tetap dengan Protokol kesehatan yang sangat ketat,” imbuhnya.

Beberapa materi yang diajarkan selama proses pelatihan antara lain, Kepemimpinan, Ke Organisasian, Ke-NU-an, wawasan kebangsaan, alisis kawan lawan, serta management konflik. “Semoga peserta yang usai mengikuti pelatihan ini nantinya betul – betul siap untuk ditempatkan menjadi pemimpin, baik untuk Organisasi maupun Masyarakat,” harap Arif Sholikhan
 
Kontributor : Muhammad Roghibi
Editor : Ahmad Muslim
Komentar

Terkini